Psychology Journal of Mental Health https://pjmh.ejournal.unsri.ac.id/index.php/Psychology_of_Mental_Health <div id="content"> <p align="justify"><strong><img style="float: left; width: 219px; margin-top: 8px; margin-right: 10px; border: 2px solid #184b80;" src="/public/site/images/admin/cover_vol_2_no_2_ver2_tanpa_hal.jpg" width="200" height="295"></strong></p> <p style="text-align: justify;"><strong>Psychology Journal of Mental Health</strong>, with registered number ISSN 2745-7311&nbsp;(Print), is a peer-reviewed journal, published biannually by Department of Psychology, Faculty of Medicine, Sriwijaya University Palembang, Indonesia. It is available online as open access sources as well as in print. This statement clarifies ethical behavior of all parties involved in the act of publishing an article in this journal, including the author, the editor-in-chief, the Editorial Board, the reviewer, and the publisher.</p> <p style="text-align: justify;"><strong>Psychology Journal of Mental Health</strong>, focuses on ten fields of psychology: 1) psychology of mental health, 2) clinical psychology, 3) social psychology, 4) educational psychology, 5) industrial and organizational psychology, 6) developmental psychology, 7) indigenous psychology, 8) experimental psychology, 9) applied psychology, 10) and psychometrics.</p> <p style="text-align: justify;"><strong>Psychology Journal of Mental Health</strong>, is expected to contribute and contribute towards what is better known as the results of scientific studies and research findings that can be accessed by researchers and academics. This journal provides direct open access to its content with the principle of making research useful to the public, supporting the support of greater global knowledge.</p> <p style="text-align: justify;">This journal applies a peer-review system. After the author submits the manuscript, the reviewer will review the paper submitted. The review process uses a double-blind review, which means that the identities of the reviewer and the author are hidden from the reviewer, and vice versa</p> <p>&nbsp;</p> </div> Program Studi Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya en-US Psychology Journal of Mental Health 2745-7311 <p><img src="https://i.creativecommons.org/l/by-sa/4.0/88x31.png"></p> <p>Psychology Journal Of Mental Health by http://pjmh.ejournal.unsri.ac.id/index.php/Psychology_of_Mental_Health/index is licensed under a <a href="http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/" rel="license">Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License</a>.</p> Psikoterapi Tawakkal: Implementasi Terapi berdasarkan konsep Tawakkal dalam Islam https://pjmh.ejournal.unsri.ac.id/index.php/Psychology_of_Mental_Health/article/view/75 <p><strong>Abstrak. </strong>Permasalahan kesehatan mental semakin menjadi topik yang menarik dalam kehidupan kita untuk dibahas. Sudah semakin banyak orang yang <em>aware</em> terhadap kesehatan mental pribadi maupun orang lain. Permasalahan Kesehatan mental seperti deperesi, stress, frustasi dan traumatik dapat diatas dengan psikoterapi. Psikoterapi Islam dapat diterapkan untuk mengatasi permasalahan kesehatan mental. Psikoterapi Islam merupakan integrasi antara ilmu Psikologi dan ajaran agama Islam. Salah satu kajian yang dibahas dalam Islam adalah Tawakkal. Tawakkal merupakan aliran Psikoterapi Sufistik. Tawakkal dalam tasawuf merupakan jiwa individu yang merasa dalam ketenangan dan kenteraman dalam keadaan apapun, baik dan buruk. Kajian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana model psikoterapi tawakkal dan dikaji menggunakan metode kepustakaan. Sumber yang digunakan terdiri dari buku dan jurnal serta Al-Qur’an dan Hadist yang membahas tentang Psikoterapi Islam dan Tawakkal. Berdasarkan sumber yang digunakan ditemukan bahwa model psikoterapi tawakkal itu bersumber pada individu yang menyerahkan diri kepada Allah dengan mengkhitiarkannya. Implementasi model psikoterapi tawakkal dapat digunakan dengan mengintegrasikan konsep tawakkal dengan terapi <em>Cognitive Behavioral Therapy</em> (CBT).</p> <p><strong><em>Kata kunci:</em></strong><em> Psikoterapi Islam, Tawakkal, Tasawuf </em></p> <p>&nbsp;</p> <p><strong><em>Abstract</em></strong><em>.&nbsp;</em><em>Mental health issues are increasingly becoming an interesting topic in our lives to discuss. More and more people are aware of their personal mental health and that of others. Mental health problems such as depression, stress, frustration and trauma can be treated with psychotherapy. Islamic psychotherapy can be applied to overcome mental health problems. Islamic psychotherapy is an integration between psychology and Islamic teachings. One of the studies discussed in Islam is Tawakkal. Tawakkal is a school of Sufistic Psychotherapy. Tawakkal in Sufism is the soul of the individual who feels in peace and tranquility in any circumstances, good or bad. This study aims to determine how the model of tawakkal psychotherapy and is studied using the literature method. The sources used consist of books and journals as well as the Qur'an and Hadith which discuss Islamic Psychotherapy and Tawakkal. Based on the sources used, it was found that the model of tawakkal psychotherapy was based on individuals who surrendered themselves to God by doing it. The implementation of the tawakkal psychotherapy model can be used by integrating the concept of tawakkal with Cognitive Behavioral Therapy (CBT).</em></p> <p><strong><em>Keywords: </em></strong><em>Islamic Psychotherapy, Tawakkal, Sufism</em></p> Rafiqah Rahmadhanty Richa Dwi Rahmawati Vivik Shofiah Khairunnas Rajab Triska Gustiwi Copyright (c) 2023 Psychology Journal of Mental Health 2023-01-12 2023-01-12 4 2 81 91 10.32539/pjmh.v4i2.75 Mindfulness Dan Emotional Intelligence Pada Remaja Panti Asuhan https://pjmh.ejournal.unsri.ac.id/index.php/Psychology_of_Mental_Health/article/view/76 <p><strong>Abstrak. </strong>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan <em>mindfulness </em>dengan <em>emotional intelligence </em>pada remaja panti asuhan. Hipotesis penelitian ini adalah adanya hubungan <em>mindfulnes</em>s dengan <em>emotional intelligence</em>.</p> <p>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Penelitian menggunakan responden sebanyak 279 remaja panti asuhan dan menggunakan 38 responden remaja panti asuhan pada uji coba. Teknik samping yang digunakan yaitu <em>purposive sampling.</em> Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini yaitu skala <em>emotional intelligence</em> berdasarkan komponen-komponen dari Goleman (1996) dan skala <em>mindfulnes</em> berdasarkan aspek-aspek dari Bear, Smith, dkk (2008). Analisi data menggunakan korelasi <em>pearson product moment</em>.</p> <p>Hasil analisis data menunjukkan <em>emotional intelligence</em> dengan <em>mindfulnes</em> memiliki nilai signifikansi sebesar 0,000 (p&lt;0,05) dengan nilai r = 0,454. Dari hasil analisis data dapat disimpulkan ada hubungan positif yang signifikan antara kedua variabel. Dengan demikian hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini diterima.</p> Meta Hasanah Safitri Indra Prapto Nugroho Copyright (c) 2023 Psychology Journal of Mental Health 2023-01-12 2023-01-12 4 2 92 109 10.32539/pjmh.v4i2.76 Rejection Sensitivity Pada Pengguna Aplikasi Dating Online https://pjmh.ejournal.unsri.ac.id/index.php/Psychology_of_Mental_Health/article/view/78 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran <em>rejection sensitivity </em>pada pengguna aplikasi <em>dating online</em>. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah terdapat gambaran <em>rejection sensitivity </em>pada pengguna aplikasi <em>dating online</em>. Partisipan penelitian ini terdiri dari 311 subjek yang merupakan pengguna aktif aplikasi <em>dating online </em>di seluruh Indonesia. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan <em>purposive sampling. </em>Penelitian ini menggunakan skala psikologis sebagai alat ukurnya, yaitu skala <em>rejection sensitivity </em>yang merujuk pada aspek-aspek Downey &amp; Feldman (1996). Hasil penelitian menunjukan <em>rejection sensitivity </em>pada pengguna aplikasi <em>dating online </em>berada pada kategori sedang dan terdapat perbedaan <em>rejection sensitivity </em>jika ditinjau berdasarkan kelompok usia dan frekuensi berapa kali mengalami penolakan dalam hubungan romantis.</p> Diani Safitri Angeline Hosana Zefany Tarigan Copyright (c) 2023 Psychology Journal of Mental Health 2023-01-12 2023-01-12 4 2 110 123 10.32539/pjmh.v4i2.78 Tipe Kepribadian Agreeableness Terhadap Kesepian Pada Mahasiswa Rantau https://pjmh.ejournal.unsri.ac.id/index.php/Psychology_of_Mental_Health/article/view/79 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran tipe kepribadian <em>agreeableness </em>terhadap kesepian pada mahasiswa rantau. Hipotesis pada penelitian ini adalah terdapat peran tipe kepribadian <em>agreeableness </em>terhadap kesepian pada mahasiswa rantau. Pada penelitian ini responden adalah 191 mahasiswa rantau di Indonesia. Teknik sampling yang digunakan adalah teknik sampling insidental. Untuk mengukur variabel kesepian digunakan skala <em>UCLA Loneliness Scale (Version 3)</em> yang dikembangkan oleh Russell (1996), kemudian untuk mengukur variabel kepribadian <em>agreeableness </em>digunakan skala yang disusun oleh peneliti yang mengacu pada <em>facet </em>kepribadian <em>agreeableness </em>Widiger dan Costa (2013). Analisis data penelitian ini dilakukan dengan teknik analisis regresi sederhana. Hasil analisis regresi tersebut menunjukkan data nilai R <em>Square</em> antara tipe kepribadian <em>agreeableness</em> dan kesepian sebesar 0,060, nilai F sebesar 12,002, dan nilai signifikansi sebesar 0,001 (p&lt;0,005). Hasil tersebut menunjukkan bahwa tipe kepribadiaan <em>agreeableness</em> memiliki peran yang signifikan terhadap kesepian. Dengan demikian diketahui bahwa hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini diterima.</p> Nadhira Valencia Marisya Pratiwi Copyright (c) 2023 Psychology Journal of Mental Health 2023-01-12 2023-01-12 4 2 124 139 10.32539/pjmh.v4i2.79 Hubungan Antara Work Engagement Dengan Burnout Pada Guru Honorer Di Daerah 3t https://pjmh.ejournal.unsri.ac.id/index.php/Psychology_of_Mental_Health/article/view/82 <p>Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan hubungan antara <em>work engagement</em> dengan <em>burnout </em>pada guru honorer di daerah 3T. Hipotesis dalam penelitian ini adalah terdapat hubungan antara <em>work engagement</em> dengan <em>burnout</em>. Partisipan pada penelitian ini adalah 101 guru honorer yang bekerja di daerah 3T. Teknik pengambilan sampel menggunakan <em>purposive sampling</em>. Alat ukur yang digunakan yakni skala <em>burnout </em>yang mengacu pada dimensi <em>burnout </em>dari Maslach dan Leiter (2017) dan skala <em>work engagement </em>yang mengacu pada dimensi <em>work engagement </em>dari Schaufeli, Salanova, Gonzalez-Rom dan Bakker (2002). Analisis data menggunakan teknik korelasi <em>Spearman Rank</em>. Hasil analisis korelasi menunjukkan bahwa <em>work engagement </em>dan <em>burnout </em>menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 (p &lt; 0,05) dengan nilai r = -714 yang berarti bahwa terdapat hubungan negatif antara kedua variabel. Dengan demikian hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini dapat diterima.</p> Niken Winda Ramadhani Angeline Hosana Zefany Tarigan Copyright (c) 2023 Psychology Journal of Mental Health 2023-01-12 2023-01-12 4 2 140 149 10.32539/pjmh.v4i2.82